Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Lewat Aplikasi Signal

Korlantas Polri memperkenalkan aplikasi Samsat Digital Nasional alias Signal. Aplikasi ini merupakan pengganti dari aplikasi sebelumnya, yakni Samsat Online Nasional (Samolnas). Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat dengan mudah membayar pajak kendaraan mereka secara online.

Kasubdit STNK Korlantas Polri Kombes Taslim Chairuddin mengatakan aplikasi Signal ini merupakan generasi kedua setelah Samolnas. Signal dibuat dari beberapa kekurangan dan kesalahan yang ada pada Samolnas, dengan lebih banyak hal yang disempurnakan.

“Signal adalah implementasi dari Transformasi Polri di bidang pelayanan dengan menampilkan pelayanan yang modern dan berkualitas,” kata Taslim, dikutip dari laman resmi Korlantas Polri hari ini, Senin, 23 Agustus 2021.

Aplikasi Signal ini diluncurkan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus pembayaran pajak kendaraan secara daring. Lewat Signal, masyarakat dapat melakukan pengesahan STNK tahunan, pembayaran pajak kendaraan bermotor dan SWDKLJ.

Untuk bisa menggunakan aplikasi ini, Anda harus mengunduh aplikasi Samsat Digital Nasional di Google Play Store. Jika sudah, selanjutnya anda harus melakukan registrasi dan melakukan sejumlah tahap verifikasi.

Jika registrasi sudah selesai, selanjutnya adalah menambahkan daftar kendaraan yang memiliki kewajiban bayar tiap tahunnya. Untuk kendaraan milik sendiri wajib memasukan data NRKB (nomor polisi) dan 5 digit terakhir nomor rangka. Sementara kendaraan dalam satu KK wajib memasukan data NIK E-KTP, NRKB, dan 5 digit terakhir nomor rangka.

Berikut adalah cara membayar pajak kendaraan bermotor melalui aplikasi Signal.

Sebagai informasi, proses pembayaran pajak kendaraan bermotor di aplikasi Signal dapat dilakukan melalui beberapa bank seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BTN. Keempat bank tersebut merupakan Mitra Penerima yang sudah bekerja sama dengan aplikasi Signal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.