Jangankan Berpikir Pensiun, Buffon Malah Rajut Impian Besar Bersama Parma dan Timnas Italia

Sosok Gianluigi Buffon tampaknya masih akan terus aktif bermain sebagai pesepakbola andal pada beberapa tahun kedepan, meskipun usianya telah menginjak 43 tahun. Hal itu didasarkan pernyataan Buffon yang memiliki dua impian besar sebelum dirinya memutuskan gantung sepatu nantinya. Jika banyak orang yang mengira Buffon mengincar trofi Liga Champions yang selama ini telah ia idamkan sepanjang kariernya.

Ternyata hal itu salah, lantaran Buffon saat ini tidak mungkin bisa mewujudkan hal itu mengingat ia bermain bersama klub Serie A, Parma. Alhasil impian untuk meraih gelar juara Liga Champions menjadi hal mustahil bagi penjaga gawang yang sempat berseragam Paris Sant Germain tersebut, tepatnya pada periode saat ini. Buffon sendiri memiliki dua impian besar yang menurutnya realistis untuk dijangkau dan diwujudkan setidaknya dalam satu tahun kedepan.

Impian besar pertama yang ingin dicapai Buffon adalah mengantarkan timnya saat ini promosi ke Liga Utama Italia musim depan. Parma yang saat ini terdegradasi ke Serie B harus berjuang keras untuk bisa kembali ke kasta sepak bola tertinggi Italia. Keputusan Buffon untuk kembali memperkuat tim masa kecilnya itu tak lain bertujuan membantu Parma promosi ke Liga Italia musim depan.

"Saya ingin melanjutkan terus karena saya punya mimpi, tapi itu harus didukung oleh sebuah hasil," ujar Buffon kepada La Gazzetta dello Sport. "Saya punya mimpi untuk mencapai sesuatu hal yang mendorong saja maju termasuk membawa Parma kembali ke Serie A,". Dengan kualitas dan pengalaman yang dimilikinya, Buffon berharap bisa mengantarkan Parma kembali ke Serie A para musim berikutnya.

Lalu, impian besar kedua yang ia ingin wujudkan adalah bisa berlaga di gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar. Buffon beranggapan dirinya masih berpeluang untuk bisa kembali masuk skuat Italia sekalipun usianya akan menginjak 44 tahun ketika Piala Dunia Qatar berlangsung. Keberadaan Roberto Mancini yang baru saja mengantarkan Italia merengkuh gelar juara Euro 2021 dipandang Buffon takkan menghalangi kesempatannya memperkuat Azzurri lagi.

"Pada usia 43, saya mencoba menghormati pekerjaan Roberto Mancini, sejujurnya saya masih butuh Piala Dunia untuk diimpikan," akui Buffon. "Kalau aku tidak memimpikan hal itu, untuk apa aku masih bermain sekarang,". "Mungkin hampir dipastikan Mancini belum akan memanggil saya karena dia telah punya skuat hebat,".

"Tapi sekali lagi saya perlu tahu bahwa ada kejuaraan Piala Dunia Qatar yang masih perlu aku impikan," tukasnya menambahkan. Itulah dua impian terbesar yang ingin dicapai Buffon bersama Parma dan Italia dalam jangka waktu kurang lebih satu tahun kedepan. Menarik untuk melihat bagaimana perjuangan Buffon guna bisa mewujudkan dua impian besarnya tersebut di sisi kariernya sebagai pesepakbola profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.