Skincare dan Makeup Kamu Kedaluwarsa? Manfaatkan untuk Hal Ini

Apa yang kamu lakukan terhadap makeup dan skincare yang kedaluwarsa? Apakah langsung membuangnya? Atau menyumbangkannya? Makeup dan skincare kedaluwarsa memang berbahaya jika tetap diaplikasikan ke wajah.

Namun, bukan berarti kamu langsung membuang skincare dan makeup kedaluwarsa ini. Ada beberapa cara memanfaatkan makeup dan skincare kedaluwarsa, seperti berikut ini! Banyaknya palet warna dalam satu produk eyeshadow biasanya membuat beberapa tidak terpakai hingga berujung terbuang sia sia.

Solusinya, kamu bisa menggunakannya sebagai cat kuku atau kuteks. Caranya gampang. Hancurkan dulu eyeshadow kedaluwarsa hingga menjadi bubuk yang halus, lalu campurkan ke kuteks bening. Setelah tercampur sempurna, gunakan untuk memulas kuku jari kamu. Jadi lebih hemat dan terasa seperti menggunakan kuteks dengan warna yang spesial, kan?

Ada lip balm yang terselip lalu ketemu saat sudah kedaluwarsa? Tenang, jangan dibuang dulu ya, Kawan Puan. Bisa kamu manfaatkan untuk semir sepatu, lo! Setelah Kawan Puan mencuci dan mengeringkan sepatu seperti biasanya, oleskan lip balm yang sudah kedaluwarsa ini layaknya menyemir. Oleskan merata ke seluruh bagian sepatu. Kalau sudah, lap dengan tisu atau kain lembut untuk menghilangkan lengketnya.

Spoolie adalah aplikator maskara yang biasa kita pakaikan ke bulu mata agar lentik dan tampak panjang. Kalau Kawan Puan punya maskara yang sudah kedaluwarsa, maka jangan buang aplikatornya karena bisa digunakan kembali. Aplikator ini bisa untuk eyebrow brush atau kuas untuk merapikan alis sebelum menggambarnya dengan pensil alis.

Menggunakan spoolie maskara untuk eyebrow brush ini juga dapat memberikan tampilan alis yang lebih natural dan rapi. Sebelum kamu memakai spoolie maskara, terlebih dahulu rendam aplikator tersebut dengan micellar water supaya bersih maksimal. Setelah itu keringkan dan bersihkan dari sisa maskara yang mungkin masih menempel.

Toner adalah salah satu skincare yang sering ada versi terbarunya dari berbagai merek. Makanya, tak jarang kita sampai punya dua atau bahkan lebih toner di rumah. Kalau Kawan Puan ada toner yang sudah lama tak terpakai hingga kedaluwarsa, solusinya adalah menggunakannya sebagai pembersih. Tapi, bukan pembersih wajah atau kulit tubuh, ya. Melainkan pembersih untuk kaca dan perabotan rumah lainnya.

Saat akan bersih bersih, semprotkan saja toner ke kaca dan perabot lain, lalu lap dengan tisu atau kain bersih. Kalau seperti ini, tidak ada lagi yang sia sia atau terbuang, deh! (*) Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.